Pusat Listrik Tenaga
Diesel (PLTD) berbahan bakar BBM (solar), biasanya digunakan untuk
memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah beban kecil, terutama untuk
daerah baru yang terpencil atau untuk listrik pedesaan. Di dalam
perkembangannya PLTD dapat juga menggunakan bahan bakar gas (BBG).
Mesin diesel ini menggunakan ruang bakar dimana ledakan pada ruang
bakar tersebut menggerak torak/piston yang kemudian pada poros engkol
dirubah menjadi energi putar. Energi putar ini digunakan untuk memutar
generator yang merubahnya menjadi energi listrik. Untuk meningkatkan
efisiensi udara yang dicampur dengan bahan bakar dinaikkan tekanan
dan temperaturnya dahulu pada turbo charger. turbo charger ini digerakkan
oleh gas buang hasil pembakaran dari ruang bakar. Mesin diesel terdiri
dari 2 macam mesin, yaitu mesin diesel 2 langkah dan 4 langkah.
Perbedaannya terletak pada langkah penghasil tenaga dalam putaran
toraknya. Pada mesin 2 langkah, tenaga akan dihasilkan pada tiap
2 langkah atau 1 kali putaran. Sedang pada mesin 4 langkah, tenaga
akan dihasilkan pada tiap 4 langkah atau 2 putaran. Seharusnya mesin
2 langkah dapat menghasilkan daya 2 kali lebih besar dari mesin
4 langkah, namun karena proses pembilasan ruang bakar silindernya
tidak sesempurna mesin 4 langkah, tenaga yang dihasilkan hanya sampai
1,8 kalinya saja.
Ilustrasi siklus perubahan energi pada PLTD :

Selain kedua jenis mesin di atas, mesin diesel yang digunakan di
PLTD ada yang berputaran tinggi (high speed) dengan bentuk yang
lebih kompak atau berputaran rendah (low speed) dengan bentuk yang
lebih besar.
Sumber : pln.co.id
|