My
Friends. Di sini saya memperkenalkan beberapa teman
saya semasa kecil, teman sekolah, teman kerja, teman baru, dan teman-teman
lainnya. Rencananya saya akan menulis semua teman saya di sini,
tapi sementara baru ini yang dapat saya tampilkan. Yang lain menyusul,
sabar.....
A
- B - C - D - E
- F - G - H - I
- J - K - L - M
- N - O - P - Q
- R - S - T - U
- V - W - X - Y
- Z
Abdul Aziz
Sahabat saya sejak bayi sampai sekarang (ternyata bayi mengerti
persahabatan !). Kami berdua gemar berpetualang mencari nasi goreng
terenak di Bontang. Teman yang satu ini merupakan partner sejati
untuk diskusi, bekerja, bereksplorasi, sampai urusan pribadi.
Sekarang sudah dikaruniai satu istri, tinggal menunggu karunia
lainnya (istri lagi). Opss, maksudnya karunia momongan....
Catur Wibowo
Saya dan Catur selalu satu sekolah dari SD hingga SMK. Kita juga
belajar mengaji di Masjid yang sama. Catur adalah teman yang tidak
membosankan seperti halnya kita bermain catur.
Jago banget beternak ayam. Tidak terhitung berapa "ranjau"
ayam yang saya injak kalau berkunjung ke rumahnya. Cita-cita dia
yang masih saya ingat adalah ingin membuatkan rumah yang lebih baik
buat orang tuanya.
Semoga cita-citamu tercapai Tur !
Hary Wijaya
Nama versi cinanya saya kurang tau. Tapi versi saya dan teman-teman
"Chan". Kalau orang merantau ke Jakarta, dia sebaliknya,
mengadu nasib di kota Taman. Beruntung nasibnya baik, sebaik
kecerdasannya.
Sering banget ngrimin sms-sms yang lucu dan kreatif. Dia
punya angan-angan luhur mendirikan panti jompo dan rumah singgah
buat mereka yang membutuhkan.
Pesan saya cuma satu Chan, jangan sia-siakan "dia".
Suharto
Sama
nama beda nasib. Waktu saya masih kecil, teman yang satu ini
saya panggil om Suharto. Sekarang cukup Suharto. Penyebabnya
karena saya satu kampus dan satu kelas sama dia. Masa' teman
sekelas dipanggil om!
Urusan pemrograman database, Suharto jago banget. Kalau butuh
dibuatkan software aplikasi yang berhubungan dengan database,
hubungi saja beliau.
Hamrudin
Ini anak betul-betul dari desa. Waktu awal-awal datang ke
Bontang mungkin seperti pergi ke sebuah planet, yang bahasanya
sama sekali asing. Tapi sekarang gak lagi coy...! Dulu mungkin
dia jago nyadap getah karet di kampung, sekarang udah jago
nyervis mobil dan motor.
Udin adalah sepupu juga sahabat saya. Walau sekarang jadi
anak kota, dia gak pernah lupa dengan kampungnya dan kehidupan
warganya yang serba sulit di sana.
A
- B - C - D -
E - F - G - H -
I - J - K - L -
M - N - O - P -
Q - R - S - T
- U - V - W - X
- Y - Z